Apakah kita sudah merdeka ?

 

Penulis : wahyu

Di bawah kibaran sang merah putih,
kita berdiri dengan dada membusung,
menyanyikan lagu tentang kemerdekaan,
seakan seluruh rantai telah diputuskan.

Namun, izinkan aku bertanya—
apakah kita benar-benar sudah merdeka?

Jika masih ada suara yang dibungkam,
jika kebenaran harus kalah oleh kepentingan,
jika yang lemah terus menundukkan kepala,
sementara yang kuat bebas menentukan arah.

Apakah kita merdeka,
jika kemiskinan masih menjadi warisan,
jika pendidikan belum menjadi milik semua,
jika keadilan hanya tajam
kepada mereka yang tak punya kuasa?

Merdeka bukan sekadar
mengibarkan bendera di halaman,
bukan hanya mengenang jasa pahlawan,
atau mengucapkan kata “merdeka”
setahun sekali dengan lantang.

Merdeka adalah ketika
tak ada manusia yang takut menjadi dirinya,
ketika hukum berdiri tanpa memandang siapa,
ketika setiap anak punya kesempatan bermimpi,
dan setiap rakyat memiliki suara.

Para pahlawan telah memberikan darah,
lalu apa yang telah kita berikan?

Jangan biarkan kemerdekaan
berhenti sebagai cerita di buku sejarah.
Sebab perjuangan belum selesai—
hanya bentuknya yang berubah.

Kini musuh bukan lagi penjajah bersenjata,
melainkan kebodohan, keserakahan,
ketidakpedulian, dan perpecahan
yang diam-diam menggerogoti negeri.

Maka hari ini,
di antara merah putih yang berkibar,
mari kita bertanya kepada diri sendiri:

Apakah kita sudah merdeka?

Atau jangan-jangan
kita hanya bebas dari penjajahan,
tetapi belum bebas
dari segala belenggu yang kita ciptakan sendiri?

Jika jawabannya belum,
maka mari melanjutkan perjuangan.

Karena kemerdekaan sejati
bukanlah sesuatu yang cukup diwarisi,
melainkan sesuatu yang harus
kita jaga, kita perjuangkan, dan kita isi.

Untuk Indonesia,
untuk mereka yang telah gugur,
dan untuk generasi yang akan datang—
jadikan kemerdekaan bukan sekadar kata,
tetapi nyata dalam kehidupan kita.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tentang pulang yang adalah kita

Senja membelai jiwa yang lara

Keindahan alam dan keserakahan manusia