Keindahan alam dan keserakahan manusia
Pohon-pohon yang menjulang tinggi,
Seperti jari Tuhan yang menjemput langit,
Daunnya menyanyi dengan angin yang lembut,
Sungai mengalir, jernih dan tenang.
Tetapi manusia datang dengan gergaji yang menusuk,
Membelah dahan, merobek hatinya alam,
"Berikan aku lebih!" teriak mereka dengan rakus,
Tanpa melihat air mata yang tersembunyi di dedaunan.
Sungai yang dulu jernih kini berwarna lumpur,
Ikan-ikan mati, terdampar di tepian yang kering,
Burung-burung hilang, suaranya tak terdengar lagi,
Hanya debu dan asap yang mengisi udara.
Kita memakan apa yang kita ciptakan,
Merusak rumah yang dulu melindungi kita,
Keserakahan seperti api yang membakar,
Menyala sampai tidak ada yang tersisa.
Hanya sempatkah kita melihat lagi,
Bintang-bintang yang bersinar di malam hari?
Atau hanya akan tinggal kenangan,
Dari alam yang pernah hidup dengan bahagia?
Komentar
Posting Komentar