Senja dipenghujung Juli
Penulis/penerbit : wahyu Di penghujung Juli, senja turun perlahan seperti doa yang tak pernah selesai diucapkan. Langit memerah, lalu menjingga, seolah sedang menuliskan kisah-kisah yang selama ini dipendam oleh waktu. Angin membawa aroma rindu yang entah untuk siapa, sementara matahari memilih tenggelam tanpa meninggalkan sepatah kata. Barangkali, ada perpisahan yang memang lebih indah jika disampaikan lewat diam. Juli telah menjadi rumah bagi begitu banyak cerita. Ada tawa yang sempat memenuhi ruang hati, ada air mata yang diam-diam jatuh tanpa saksi. Ada harapan yang tumbuh setinggi langit, lalu gugur sebelum sempat berbunga. Namun waktu tak pernah meminta kita berhenti. Ia hanya mengajarkan bahwa setiap kehilangan adalah cara semesta mempersiapkan ruang bagi sesuatu yang lebih berarti. Senja tak pernah melawan datangnya malam. Ia merelakan cahayanya larut bersama cakrawala, seolah tahu bahwa keindahan tak selalu harus dipertahankan. Bukankah hidup juga demikian? Ada ora...